BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN DAERAH

Jln. Gatot Subroto No. 20 Ungaran, Telp. (024) 6924962, (024) 6924963, e-mail: bappeda@semarangkab.go.id

Berita

Kunjungan Kerja TPID ke Balikpapan

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dibawah pimpinan Bapak Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Kabupaten Semarang selaku Wakil Ketua TPID Kabupaten Semarang telah melaksanakan kunjungan ke TPID Kota Balikpapan sebagai Juara TPID Inovatif Nasional Tahun 2015 yang dilaksanakan pada tanggal 27 s.d 29 November 2016. Rombongan terdiri dari anggota TPID dari instansi Bappeda, Dinsosnarektrans, DPU, BPMPPTSP, Perindagkop, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Kantor Ketahanan Pangan. Rombongan diditerima oleh Kabag Perekonomian Bpk. Arzaedi Rahman beserta jajaran pemot Balikpapan.

Kota Balikpapan dengan Luas Wilayah 83.189 Ha (darat: 50.330 Ha, laut: 32.859 Ha) terdiri dari 6 Kecamatan & 34 Kelurahan dengan jumlah penduduk s.d September 2016 sebesar 752.837 Jiwa, Adapun kepadatan penduduk adalah 1.380 jiwa/km2 dan Jumlah penduduk miskin sebesar 2,76% atau sebanyak 19.539 jiwa.

Sejak terbentuk TPID Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 6,26% (yoy). Masih diatas inflasi nasional yang sebesar 3,35%. Namun angka tersebut merupakan yang terendah dalam kurun 5 tahun terakhir yang masing-masing sebesar 2011: 6.45%, 2012: 6.41%, 2013: 8.56%, dan 2014: 7.43%.

Penghargaan yang pernah diperoleh TPID Kota Balikpapan:

  a.  TPID terbaik di wilayah Timur diberikan Kepada Kota Balikpapan Tahun 2012.
  b.  TPID terbaik di wilayah Timur diberikan Kepada Kota Balikpapan Tahun 2013.
  c.  TPID Inovatif Tahun 2015 diberikan kepada Kota Balikpapan untuk Kawasan Timur Indonesia.

Beberapa Kegiatan Kegiatan TPID Kota Balikpapan:

  1. Program Ekstensifikasi lahan pertanian bawang merah dan cabai rawit, pembagian 35.000 cabai rawit dan pendampingan secara intensif kepada para petani.
  2. Melaksanakan Festival Cabe Kota Balikpapan,yang meliputi:
    a. Pembagian 10.000 bibit cabai kepada Ibu-Ibu PKK, Istri TNI dan anak sekolah,
    b. Pelatihan budidaya cabai,
    c. Pelatihan kewirausahaan,
    d. Program pendampingan, temu lapangan,
    e. Sekolah Peduli Inflasi dan lainnya.
  3. Pengembangan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) di 6 Kecamatan di Kota Balikpapan.
  4. Program Pasar Tani pada hari Jum’at, Sabtu, Minggu, di halaman kantor Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan dan Komoditas ini didatangkan langsung dari petani.
  5. Program PIHPS meliputi:
    a. Papan Display Harga di depan Pasar Klandasan dan Pasar Pandan Sari.
    b. Website. Informasi harga harian/ bulanan/data historis masing-masing komoditas di tiap pasar, serta informasi lainnya. Informasi ini bisa di akses melalui www.sahabat.co
  6. SMS Gateway. Informasi melalui fasilitas SMS gateway.
  7. Kebijakan dan Program Inovasi di Sektor pendidikan terkait Pengendalian Inflasi.
    a. Penerbitan Surat Edaran Terkait Penggunaan Seragam dimana siswa SD yang memasuki SMP selama 6 bulan dapat menggunakan seragam SD dan begitu pula siswa SMP memasuki SMA selama 6 bulan dapat menggunakan seragam SMP.
    b. Pemberian Dana Hibah kepada siswa-siswi sekolah swasta khususnya biaya uang masuk sekolah ke sekolah swasta dan Pemerintah kota juga memberi bantuan sarana kelengkapan siswa dari keluarga miskin yang mencakup seragam, buku, sepatu, dll.
    c.

Sekolah Peduli Inflasi bekerja sama dengan BI melaksanakan kampanye peduli inflasi, Sosialisasi pemahaman konsep pengedalian inflasi dengan melakukan budi daya cabai rawit.

 

SMA 3 BALIKPAPAN SEBAGAI SEKOLAH PEDULI INFLASI

  1. SMA 3 Balikpapan adalah merupakan sekolah Adiwiyata. Adiwiyata adalah program terhadap sekolah yang mewujudkan sekolah berwawasan dan peduli terhadap lingkungan, dengan tujuan menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
  2. Icon Sekolah SMA Negeri 3 Balikpapan adalah CABAI, dimana SMA Negeri 3 Balikpapan mendapatkan juara 1 berturut-turut selama 2 tahun dalam Sekolah Peduli Inflasi yang disponsori oleh BI. Sampai tanggal 16 November 2016, hasil dari pemanenan cabai mencapai 214 kg. Hasil cabai tersebut dibeli oleh warga sekolah dan di produksi menjadi peyek cabai dan permen cabai.
  3. Di tahun 2016, program “Sekolah Peduli Inflasi” Kota Balikpapan kembali dilakukan. Kali ini targetnya diperluas, yaitu 22 sekolah SMA/SMK/MA di Kota Balikpapan. Seperti tahun sebelumnya, program “Sekolah Peduli Inflasi” Kota Balikpapan tahun 2016 ini mengajak anak-anak untuk berbudidaya cabai organik di pekarangan sekolahnya, dan membekali mereka teknik budidaya cabai organik, dan mereka dilatih langsung oleh para petani cabai organik di Kota Balikpapan.
  4. Hasil Panen Cabai Organik dari 22 Peserta Sekolah Peduli Inflasi Balikpapan periode bulan Juli - September mencapai 448 kg.
  5. TUJUAN PROGRAM SEKOLAH PEDULI INFLASI:
    a. Memperluas cakupan program ketahanan pangan daerah.
    b. Pengenalan Konsep Inflasi pada generasi muda.
    c. Melibatkan siswa-siswi sekolah dan para santri dalam program pengendalian inflasi Kota Balikpapan.

[ys]

 

[ Lihat Galeri Kunjungan Kerja TPID ke Balikpapan ]