BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN DAERAH

Jln. Gatot Subroto No. 20 Ungaran, Telp. (024) 6924962, (024) 6924963, e-mail: bappeda@semarangkab.go.id

Berita

Perusahaan Diminta Ikut Tanggulangi Kemiskinan di Kabupaten Semarang

WhatsApp Image 2019-04-30 at 14.05.04 1

Perusahaan serta para pelaku usaha skala menengah di Kabupaten Semarang, diminta ikut menanggulangi masalah kemiskinan, dengan mendukung berbagai upaya pemberdayaan warga kurang mampu. Permintaan tersebut disampaikan Wakil Bupati Semarang, Bapak Ngesthi Nugraha, S.H. ketika membuka acara Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Ruang Sidang lantai II Kantor Barenlitbangda Kabupaten Semarang pada Tanggal 29 April 2019.

Melalui Forum Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (FP TJSLP), menurut Beliau, para pengusaha di Bumi Serasi dapat menyalurkan dana sosial guna menyokong berbagai program pengentasan/penanggulangan kemiskinan.

“Kami harapkan FP TJSLP agar lebih aktif berpartisipasi sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar perusahaan,” ujar Bapak Wakil Bupati Semarang.

Lebih lanjut di hadapan perwakilan Perangkat Daerah, para Camat, BAZNAS dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari 19 kecamatan yang hadir dalam acara tersebut, Beliau Bapak Wakil Bupati Semarang menyampaikan bahwa angka jumlah warga miskin pada 2018 memang menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian penurunan tersebut belum diimbangi dengan penurunan indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan.

Untuk itu, Bapak Wakil Bupati Semarang yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penenggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD)  menegaskan bahwa upaya penanggulanan kemiskinan merupakan tantangan berat yang harus dihadapi secara lintas sektoral. Seluruh komponen daerah termasuk pengusaha swasta perlu terlibat sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

WhatsApp Image 2019-04-30 at 14.05.38

Ketua FP TJSLP Kabupaten Semarang, Bapak Ismanto mengakui, masih banyak perusahaan yang belum berperan aktif membantu program pengentasan kemiskinan. “Jika saja seribu perusahaan yang ada bersedia iuran sebesar Rp. 50ribu per bulan, setidaknya dapat terkumpul dana yang cukup untuk memperbaiki 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) setiap bulannya, “ujar Beliau.

Lebih lanjut Bapak Ismanto menegaskan sekaligus berjanji, akan terus mendorong pengusaha swasta yang ada di Kabupaten Semarang untuk aktif menyumbangkan dana sosial di perusahaannya masing-masing.

Selama ini pihaknya masih menitikberatkan pada Program RLTH. Namun demikian pada nantinya, dana yang terkumpul akan digunakan juga untuk membiayai berbagai pelatihan keterampilan serta kegiatan ekonomi produktif bagi warga kurang mampu. 

Kepala Barenlitbangda Kabupaten Semarang yang juga menjabat sebagai Sekretaris TKPKD Kabupaten Semarang, Bapak Ir. Anang Dwinanta, M.M. berharap proses verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT) warga kurang mampu dapat diselesaikan dengan baik. Pasalnya, data tersebut nantinya akan menjadi acuan utama dalam penyusunan rencana maupun pelaksanaan berbagai program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan oleh seluruh jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Semarang dan segenap pemangku kepentingan terkait.