BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN DAERAH

Jln. Gatot Subroto No. 20 Ungaran, Telp. (024) 6924962, (024) 6924963, e-mail: bappeda@semarangkab.go.id

Berita

Pemerintah Kabupaten Semarang Memperoleh Anugerah IDSD

 

 

Bapak Bupati Semarang menerima penghargaan Anugerah Indeks Daya Saing Daerah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 sebagai juara II Kategori Ekosistem Inovasi . Penghargaan diberikan oleh Plt. Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti/BRIN, Dr. Muhammad Amin, ST, MMSI bersamaan dengan acara Semiloka Nasional dengan Tema Penguatan Inovasi Menuju Daya Saing dan Kemandirian Bangsa di Best Western Premier Solo yang berlangsung pada tanggal 28-29 Nopember 2019 (Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 002.5/66 Tahun 2019 tentang Penerima Penghargaan Anugerah Indeks Daya Saing Daerah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Write comment (0 Comments)

SOSIALISASI HASIL-HASIL PENELITIAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2019 SEMESTER 2

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada Pasal 21 disebutkan bahwa Hasil Penelitian dan Pengembangan wajib dipublikasikan dan didiseminasikan oleh sumber daya manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknoiogi dan atau Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi kecuali dinyatakan lain oleh peraturan perundang- undangan.

Menindaklanjuti amanat tersebut Pemerintah Kabupaten Semarang  melalui Barenlitbangda menghimbau Perangkat Daerah dan Lembaga Litbang di Kabupaten Semarang dan sekitarnya agar mengirimkan hasil-hasil penelitian yang lokusnya di Kabupaten Semarang, untuk disosialisasikan setelah melalui tahapan seleksi.

Sosialisasi dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada Tanggal 27-28 Nopember 2019 di Ruang Rapat Barenlitbangda Kabupaten Semarang, dihadiri oleh Reviewer, Perangkat Daerah terkait, LPPM Perguruan Tinggi, Puskesmas se Kabupaten Semarang, Ketua Paguyuban Kepala Desa Tingkat Kecamatan dan para peneliti sebagai pemapar.

Tujuan sosialisasi hasil-hasil penelitian, diantaranya adalah untuk membangun sinergitas antara Lembaga Litbang, Perangkat Daerah dan para peneliti, agar penelitian yang dilakukan dapat menjadi saran pertimbangan dalam mengatasi permasalahan daerah. Beberapa hasil penelitian yang sudah disosialisasikan akan diterbitkan kedalam SINOV yang merupakan media informasi hasil-hasil penelitian di Kabupaten Semarang pada semester 2 tahun 2019.

Hadir sebagai reviewer yang sangat berpengalaman dibidang penelitian (Prof. Dr. Sutejo K Widodo, Drs. Roestamadji BR,M.Si.P.Si dan Dr. Sugeng Maryanto, M.Kes).

Pada kesempatan lebih lanjut diperlukan partisipasi lembaga litbang dari unsur swasta sehingga dapat terjalin kolaborasi antar Lembaga Litbang dalam melakukan riset yang semakin bermanfaat untuk daerah.

Materi Sosialisasi dapat diunduh disini

Write comment (0 Comments)

KURANGI SAMPAH ORGANIK DENGAN BUDI DAYA MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (BSF)

 

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Barenlitbangda menyelenggarakan Sosialisasi Kaji Terap Budi Daya Maggot BSF pada hari Minggu tanggal 3 November 2019 di Aula Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo Bawen yang diikuti oleh Perangkat Daerah terkait, Forum Komunikasi Relawan Lintas Komunitas Peduli Lingkungan Hidup (FORKOM RELINKO) Kabupaten Semarang, dengan mendatangkan tim YAPIKA para pakar budi daya Maggot BSF dari Cianjur, Magelang dan Jombang.

Dalam acara tersebut Bapak Ir. Anang Dwinanta, MM Kepala Barenlitbangda Kabupaten Semarang menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan sosialisasi merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Konggres Sampah di Desa Kesongo Kecamatan Tuntang beberapa waktu lalu. Yakni mengubah sampah agar membawa berkah bagi masyarakat. Pengembangan Maggot BSF ini dapat membawa dua dampak, pertama mampu mengurangi sampah dan yang kedua BSF dapat dijadikan pakan ternak berprotein tinggi.

Wakil Bupati Semarang, Bapak H. Ngesti Nugraha, SH, MH dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu hal mendesak dan merupakan permasalahan lingkungan yang perlu segera ditangani dengan cara yang lebih tepat. Salah satunya  dengan metode budi daya Maggot BSF.

Hadir pula dalam acara, Ketua DPRD Kabupaten Semarang didampingi Ketua Komisi C, dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk mengolah sampah dengan metode Maggot BSF. 

Materi Sosialisasi dapat diunduh disini

Write comment (0 Comments)

SARASEHAN TEMU PELAKU KREATIVITAS DAN INOVASI BERSAMA WAKIL BUPATI DAN PUSPIPTEK

Dalam rangka menindaklanjuti Surat Bupati Semarang Nomor: 070/1262 tentang Permohonan Kerjasama dan Fasilitasi serta kehadiran Bapak Wakil Bupati Semarang pada acara PUSPIPTEK Inovation Festival ( PIF ) Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Barenlitbangda menyelenggarakan Sarasehan Temu Pelaku Kreativitas dan Inovasi bersama Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) dengan Tema “Pengembangan Potensi Kabupaten Semarang menuju Peningkatan Daya Saing Daerah” yang diselenggarakan pada tanggal 30-31 Oktober 2019 dengan peserta perangkat daerah terkait dan perwakilan para pelaku usaha dan ekonomi kreatif.

Hadir sebagai narasumber dalam sarasehan Bapak Hendra Wijaya, SE,ME Kepala Bidang Kerjasama dan Bisnis Teknologi PUSPIPTEK.

Acara sarasehan diawali dengan penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Barenlitbangda Kabupaten Semarang, Bapak Ir. Anang Dwinanta, MM. Dalam laporannya beliau menyampaikan bahwa penyelenggaraan sarasehan bertujuan agar perangkat daerah dan para pelaku usaha dan ekonomi kreatif bisa memperoleh informasi tentang program PUSPIPTEK dan inkubasi bisnis.

Wakil Bupati Semarang, Bapak H. Ngesti Nugraha, SH,MH,  dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pada era globalisasi ini penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) merupakan  hal penting yang sangat menentukan kemampuan daya saing suatu daerah sehingga dapat meningkatkan ekonomi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Dalam rangka mendorong percepatan kreativitas dan inovasi para pelaku usaha dan ekonomi kreatif, Kabupaten Semarang telah merintis kerjasama dengan PUSPIPTEK.

 

 

 

Sarasehan dilanjutkan kegiatan temu lapang dengan beberapa pelaku usaha dan ekonomi kreatif antara lain: petani kopi di Doesoen Sirap Desa Kelurahan Kecamatan Jambu dan peternak sapi perah sekaligus pengolah sabun susu di Dusun Piji Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan. Selain itu Bapak Hendra Wijaya dan Bapak Ganang Sukoco juga mengunjungi Bengok Craft pengrajin Eceng Gondok di Desa Kesongo, menikmati Gecok Kambing “Bu Tini”, kuliner khas Desa Tlogo  Kecamatan Tuntang, dan diakhiri dengan kunjungan ke Adisty Batik, batik khas Wana Wisata Penggaron, Kelurahan Susukan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

 

Materi Sarasehan dapat diunduh disini 

 

Write comment (0 Comments)