BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN DAERAH

Jln. Gatot Subroto No. 20 Ungaran, Telp. (024) 6924962, (024) 6924963, e-mail: bappeda@semarangkab.go.id

Login

Pengunjung

We have 271 guests and 18 members online

Berita

ATASI SAMPAH SECARA MANDIRI DENGAN MAGGOT BSF (Black Soldier Fly)

 

Sebagai kelanjutan Sosialisasi Kaji Terap Budi Daya Maggot BSF di TPA Blondo tanggal 3 Nopember 2019, Barenlitbangda kembali menggandeng praktisi budidaya Maggot BSF, Bp. Sadmoko beserta tim sebagai pemateri pada kegiatan Sosialisasi Kaji Terap Budi Daya Maggot BSF pada tanggal 9 Desember 2019 bertempat di ruang pertemuan Dispertanikap Kabupaten Semarang. Peserta sosialisasi kali ini adalah Tim Penggerak PKK Kabupaten beserta seluruh Tim Penggerak PKK Kecamatan, Jajaran Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Semarang serta para Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Perangkat Daerah Kabupaten Semarang. Berkenan hadir Ibu Ngesti Nugraha selaku Ketua GOW Kabupaten Semarang.

Pasca sosialisasi kaji terap diharapkan para peserta mampu menggerakkan anggotanya untuk mengelola sampah rumah tangga yang dihasilkan khususnya sampah organiksehingga tuntas di tempat, tidak harus sampai ke TPS dan TPA. Demikian juga bagi para Kasubag Umum dan Kepegawaian, dapat mensosialisasikan dan menerapkan pengelolaan sampah organik dengan metode ini di lingkungan kantor masing-masing. Cara tersebut sampah organik dapat diselesaikan secara tuntas ditingkat hulu (penghasil sampah).

Peserta sangat antusias menyimak materi yang disampaikan, karena selama ini sampah menjadi masalah pelik dan masih dikelola secara konvensional. Beberapa pertanyaan mengemuka, mulai dari bagaimana cara membudidayakan maggots BSF sampai dengan prospek bisnis yang timbul. Salah satu peserta, ibu Retno dari Muslimat Kabupaten Semarang sangat tertarik dan akan menerapkan metode ini sebagai solusi pengelolaan sampah dan pakan ternak lele di lingkungan pondok pesantren yang dikelolanya.

Kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut Konggres Sampah yaitu mengubah sampah sehingga “Sampah Jadi Berkah”. Metode pengelolaan sampah ini membawa dua dampak, yang pertama mampu mengurangi sampah dan kedua mampu memberikan nilai ekonomis tambahan pendapatan karena maggot dapat dijadikan sebagai pakan ternak berprotein tinggi,  sebagaimana disampaikan oleh Kepala Barenlitbangda, Ir. Anang Dwinanta, MM saat menutup sosialisasi. 

Materi dapat diunduh disini

Write comment (0 Comments)

Pemerintah Kabupaten Semarang Memperoleh Anugerah IDSD

 

 

Bapak Bupati Semarang menerima penghargaan Anugerah Indeks Daya Saing Daerah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 sebagai juara II Kategori Ekosistem Inovasi . Penghargaan diberikan oleh Plt. Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti/BRIN, Dr. Muhammad Amin, ST, MMSI bersamaan dengan acara Semiloka Nasional dengan Tema Penguatan Inovasi Menuju Daya Saing dan Kemandirian Bangsa di Best Western Premier Solo yang berlangsung pada tanggal 28-29 Nopember 2019 (Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 002.5/66 Tahun 2019 tentang Penerima Penghargaan Anugerah Indeks Daya Saing Daerah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Write comment (0 Comments)

SOSIALISASI HASIL-HASIL PENELITIAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2019 SEMESTER 2

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada Pasal 21 disebutkan bahwa Hasil Penelitian dan Pengembangan wajib dipublikasikan dan didiseminasikan oleh sumber daya manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknoiogi dan atau Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi kecuali dinyatakan lain oleh peraturan perundang- undangan.

Menindaklanjuti amanat tersebut Pemerintah Kabupaten Semarang  melalui Barenlitbangda menghimbau Perangkat Daerah dan Lembaga Litbang di Kabupaten Semarang dan sekitarnya agar mengirimkan hasil-hasil penelitian yang lokusnya di Kabupaten Semarang, untuk disosialisasikan setelah melalui tahapan seleksi.

Sosialisasi dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada Tanggal 27-28 Nopember 2019 di Ruang Rapat Barenlitbangda Kabupaten Semarang, dihadiri oleh Reviewer, Perangkat Daerah terkait, LPPM Perguruan Tinggi, Puskesmas se Kabupaten Semarang, Ketua Paguyuban Kepala Desa Tingkat Kecamatan dan para peneliti sebagai pemapar.

Tujuan sosialisasi hasil-hasil penelitian, diantaranya adalah untuk membangun sinergitas antara Lembaga Litbang, Perangkat Daerah dan para peneliti, agar penelitian yang dilakukan dapat menjadi saran pertimbangan dalam mengatasi permasalahan daerah. Beberapa hasil penelitian yang sudah disosialisasikan akan diterbitkan kedalam SINOV yang merupakan media informasi hasil-hasil penelitian di Kabupaten Semarang pada semester 2 tahun 2019.

Hadir sebagai reviewer yang sangat berpengalaman dibidang penelitian (Prof. Dr. Sutejo K Widodo, Drs. Roestamadji BR,M.Si.P.Si dan Dr. Sugeng Maryanto, M.Kes).

Pada kesempatan lebih lanjut diperlukan partisipasi lembaga litbang dari unsur swasta sehingga dapat terjalin kolaborasi antar Lembaga Litbang dalam melakukan riset yang semakin bermanfaat untuk daerah.

Materi Sosialisasi dapat diunduh disini

Write comment (0 Comments)

KURANGI SAMPAH ORGANIK DENGAN BUDI DAYA MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (BSF)

 

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Barenlitbangda menyelenggarakan Sosialisasi Kaji Terap Budi Daya Maggot BSF pada hari Minggu tanggal 3 November 2019 di Aula Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo Bawen yang diikuti oleh Perangkat Daerah terkait, Forum Komunikasi Relawan Lintas Komunitas Peduli Lingkungan Hidup (FORKOM RELINKO) Kabupaten Semarang, dengan mendatangkan tim YAPIKA para pakar budi daya Maggot BSF dari Cianjur, Magelang dan Jombang.

Dalam acara tersebut Bapak Ir. Anang Dwinanta, MM Kepala Barenlitbangda Kabupaten Semarang menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan sosialisasi merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Konggres Sampah di Desa Kesongo Kecamatan Tuntang beberapa waktu lalu. Yakni mengubah sampah agar membawa berkah bagi masyarakat. Pengembangan Maggot BSF ini dapat membawa dua dampak, pertama mampu mengurangi sampah dan yang kedua BSF dapat dijadikan pakan ternak berprotein tinggi.

Wakil Bupati Semarang, Bapak H. Ngesti Nugraha, SH, MH dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu hal mendesak dan merupakan permasalahan lingkungan yang perlu segera ditangani dengan cara yang lebih tepat. Salah satunya  dengan metode budi daya Maggot BSF.

Hadir pula dalam acara, Ketua DPRD Kabupaten Semarang didampingi Ketua Komisi C, dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk mengolah sampah dengan metode Maggot BSF. 

Materi Sosialisasi dapat diunduh disini

Write comment (0 Comments)